Kebahagian Adalah Cara Berpikir

Posted: Februari 22, 2009 in psikologi
Tag:, , , ,

Seringkali orang menyangka dengan mendapatkan benda/hal yang diinginkannya dia akan merasa bahagia. Benda/hal tersebut seperti uang, pekerjaan, popularitas, kekasih, dsb. Tapi, apakah benar demikian? Kenyataannya walaupun banyak orang yang sudah memiliki semua itu, hidupnya jauh dari bahagia. Lalu apa yang salah???

Ada dua jenis kebahagian :

1. Kebahagian yang diwujudkan oleh benda-benda. Kebahagian itu disebut sebagai kebahagian dari luar ke dalam (outside-in). Artinya ketika faktor-faktor kebahagian itu hilang maka orang tersebut tidak merasa bahagia, frustasi, mudah putus asa, bahkan kehilangan orientasi hidup. Kebahagian ini bersifat semu dan temporari. Orang-orang jenis ini cenderung tidak menghargai apa yang dia miliki saat ini, melihat segala sesuatu dari luar saja, dan mengukur tingkat kebahagian dan keberhasilan dari materi saja. Dan belum tentu orang yang ada disekitarnya ikut berbahagia dengan dirinya.

2. Kebahagian yang berasal dari dalam diri sendiri, ini disebut juga dengan kebahagian dari dalam keluar (inside-out). Orang seperti ini tidak mewujudkan kebahagian dengan benda-benda, oleh karena itu bila dia tidak memiliki apapun dia akan tetap merasa bahagia. Ini merupakan kebahagian yang bersifat hakiki. Orang yang memiliki kebahgaian ini biasanya adalah orang yang pandai bersyukur, selalu berpikir positif, dan optimis dalam memandang hidup. Dia juga tidak hanya bahagia untuk dirinya sendiri tapi juga membawa kebahagian kelingkungan sekitarnya.

Termasuk jenis yang manakah diri Anda? Kebahagian itu sederhana. Kebahagian kita ditentukan oleh cara kita berpikir. Apakah kita akan bereaksi positif atau negatifkah kita pada sesuatu. Yang perlu kita lakukan untuk menjadi orang yang berbahagia hanya cukup dengan merubah Mind set ( cara berpikir) kita, yaitu dengan bersyukur dan membuka mata hati telinga kita bahwa kebahagian itu bisa berasal dari hal-hal kecil. Bukankah didalam Al-Quran pun disebutkan bahwa jika kita bersyukur maka Allah akan menambah nikmat kita dan apabila kita kufur maka Allah akan mencabut nikmat kita.

Sekarang Anda bisa tentukan sendiri, apakah Anda ingin bahagia atau tidak? Memang ini semua bukanlah hal yang mudah tapi bukan berarti tidak bisa diwujudkan, semua ini bisa diwujudakan dengan latihan dan tekad yang kuat dari dalam diri kita. So, selamat menjadi orang yang berbahagia!!!

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s